This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 19 September 2014

Timika, Aniaya Gadis 14 Tahun Sampai Tewas

Photo Ilustrasi
Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab tewasnya gadis 14 tahun, Sarafina Omorowe. Namun ada dugaan, warga Koperapoka Jalur III ini meninggal karena dianiaya.

Menurut informasi yang dilansir Radar Timika (JPNN Grup), Sabtu (20/9), kejadian berawal saat korban mendatangi sebuah rumah dan diduga melakukan pengrusakan. Kemudian ibu korban datang dan menjemput Sarafina untuk pulang ke rumah. Namun korban yang diketahui mengalami gangguan kejiwaan kembali keluar melalui pintu belakang dan menuju ke rumah tetangganya dan kembali mengamuk.

"Dia (korban, Red) sedikit gangguan. Jadi waktu dia pergi ribut-ribut, mamanya sudah ambil dia untuk pulang. Tapi dia balik keluar lagi," tutur Elisabet M, salah satu saksi di TKP.

Tujuh Pria Perkosa Ramai-ramai Rombongan Tamu Pernikahan

 Ketujuh pelakunya divonis hukuman mati Oleh Hakim.

Photo Ilustrasi
Tujuh terdakwa pelaku pemerkosaan dan perampokan terhadap sejumlah perempuan dijatuhi vonis hukuman mati oleh sebuah pengadilan di Afghanistan.

Menurut keterangan polisi, para pelaku, sebagian mengenakan seragam polisi, sebagian membawa senjata otomatis, menyetop serombongan perempuan yang baru saja kembali dari sebuah acara pernikahan. Empat perempuan dipaksa turun dari kendaraan dan diseret ke sebuah ladang tak jauh dari lokasi. Di tempat itulah, keempatnya dilecehkan beramai-ramai.

Para pelaku juga memukuli dan merampok perempuan-perempuan malang tersebut. Bahkan, salah satunya sampai mengandung akibat aksi pemerkosaan yang dialaminya. Perbuatan biadab itu berlangsung bulan lalu di distrik Paghman, sebuah tempat yang berada di pinggiran ibu kota Afghanistan, Kabul.

Kamis, 13 Maret 2014

Hanya 15 Detik Dapatkan Ribuan Follower



Silahkan masuk untuk mendapatkan 30 followers gratis

Dapatkan ribuan followers gratis mu di sini 
Limit cuman 15 detik

Silihkan Tekan    DISINI    Ribuan Followers Sedang menanti



Blog ini adalah Cara praktis untuk menambah FOLLOWERS GRATIS Gunakan #Followers Real humans sekarang dan dapatkan Ribuan Followers Kami  tidak pernah menyimpan USERNAME dan PASWORD ANDA!! Gunakan aplikasi ini dengan resiko anda sendiri, kami tidak bertanggung jawab.

Jika anda ingin mendapatkan Follower Premium, kami akan berikan user sigin..
Anda cukup  SMS saja dengan cara ketik "Nama, Akun @ Twitter ke Team Free Follower di No HP. 081344346764 dan anda menunggu konfirmasi balasan